Pemulihan Relasi Tiga Generasi:
Ayah-Anak-Cucu

bersama:
Dr. Julianto Simanjuntak
Moze Simanjuntak

Julianto dan Moze akan berbagi bagaimana relasi yang rusak pada masa lalu dengan ayah, menjadi sumber konflik dengan anak.

Belajar bagaimana memutuskan rantai luka dan trauma demi pengasuhan anak yang lebih baik. Bagaimana mengolah luka dan emosi negatif, dan melahirkan hubungan batin, cinta yang baru dan saling memahami satu sama lain.

Juga membahas tema: Pemulihan Luka Emosi, Trauma Relasi dan Kebiasaan Buruk bersama Ichwan Chahyadi MSc, MA.

How To Become A Family Therapist

Solo, 18-21 Oktober 2018

Kasus konflik pernikahan, miskinnya kualitas relasi orangtua dengan anak menimbulkan banyak masalah. Mulai dari affair, perceraian, hingga pelbagai gangguan jiwa.

Jumlah kasus dengan terapis keluarga yang cakap menanganinya belum seimbang. Untuk itu kami menyediakan pembelajaran mengasah kemampuan konseling menghadapi beberapa kasus keluarga aktual.

Konferensi ini sangat berguna bagi pemimpin gereja/lembaga, konselor, psikolog, tenaga medis, guru, ibu rumah tangga dan profesional yang punya hati melakukan layanan konseling keluarga dan kesehatan mental.

KONSELING KARIR
Sabtu, 12 Mei 2018  |  pkl. 09.00 - 17.00 WIB
Minggu, 13 Mei 2018  |  pkl. 13.00 - 19.00 WIB
Pembicara : Nona Poeroe Utomo, Ed. M., MA.
                      (Dosen Psikologi lulusan Harvard University
                       dan Direktur Eksekutif The Learning Farm)

Tempat      |      RUMAH KONSELING BANTEN                        
                        Taman Permata sektor 5 Blok D8/5, Lippo Karawaci, Tangerang

Pembicara:
1. Dr. Julianto Simanjuntak & Moze Simanjuntak
2. Ichwan Chahyadi MSc, MA.
3. Prof. Jenny Lukito Setiawan PhD

Ichwan Chahyadi, memaparkan seni mendidik anak zaman Now dengan cinta dan logika. Belajar memahami jembataan komunikasi yang nyaman dengan anak, membuat mereka terbuka dan suka mendengarkan.

Julianto dan Moze Simanjuntak membantu kita mengenali apa yang dibutuhkan anak dari gereja dan orangtua agar mereka tumbuh optimal. Apa pula yang perlu dilakukan jika sudah terjadi konflik dan luka emosi, serta anak dengan kebutuhan khusus.

Back to top