How To Become A Family Therapist

Bandung 18-21 Oktober 2018

Kasus konflik pernikahan, miskinnya kualitas relasi Orangtua dengan anak menimbulkan banyak masalah. Mulai dari affair, perceraian, hingga pelbagai gangguan jiwa. Jumlah kasus dengan terapis keluarga yang cakap menanganinya belum seimbang. Untuk itu kami menyediakan pelatihan khusus bagaimana menjadi seorang terapis keluarga.

KONSELING KARIR
Sabtu, 12 Mei 2018  |  pkl. 09.00 - 17.00 WIB
Minggu, 13 Mei 2018  |  pkl. 13.00 - 19.00 WIB
Pembicara : Nona Poeroe Utomo, Ed. M., MA.
                      (Dosen Psikologi lulusan Harvard University
                       dan Direktur Eksekutif The Learning Farm)

Tempat      |      RUMAH KONSELING BANTEN                        
                        Taman Permata sektor 5 Blok D8/5, Lippo Karawaci, Tangerang

Pembicara:
1. Dr. Julianto Simanjuntak & Moze Simanjuntak
2. Ichwan Chahyadi MSc, MA.
3. Prof. Jenny Lukito Setiawan PhD

Ichwan Chahyadi, memaparkan seni mendidik anak zaman Now dengan cinta dan logika. Belajar memahami jembataan komunikasi yang nyaman dengan anak, membuat mereka terbuka dan suka mendengarkan.

Julianto dan Moze Simanjuntak membantu kita mengenali apa yang dibutuhkan anak dari gereja dan orangtua agar mereka tumbuh optimal. Apa pula yang perlu dilakukan jika sudah terjadi konflik dan luka emosi, serta anak dengan kebutuhan khusus.

Konflik Orangtua-Remaja, Guru dan Siswa muncul karena tidak mampu menjembatani perbedaan.
Zaman mengubah banyak format emosi, logika, harapan dan perilaku remaja.
Mengasuh mereka membutuhkan pengenalan, pengertian dan penerimaan.
Dimulai dengan menjadi sahabat.
Bagaimana mengasuh anak-anak di usia remaja mereka agar mereka menikmati relasi yang sehat di tengah pubertas dan konflik hidup mereka yang berat.
Mendidik mereka tidaklah cukup hanya dengan cinta, tapi butuh logika yang menjembatani komunikasi karena zaman dan harapan yang berbeda antara mereka dengan kita

Back to top